hitamputih blog kita | hitamputih blog kita | hitamputih blog kita | hitamputih blog kita | Gubuk Jupiter | Gubuk Jupiter |
Google
 
BERBAGI KISAH... KISAHMU, KISAHKU & KISAH KITA
Tampilkan postingan dengan label pencerahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pencerahan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2008

Meneguhkan Kemarahan Impresif - Robby H. Abror

Sepanjang sejarah hidup manusia, kemarahan merupakan sifat yang inheren dalam dirinya. Kemarahan seringkali menjadi masalah jika tak terkendali dan berdampak buruk. Apalagi jika kemarahan menjadi masalah bagi orang-orang penting atau terdekat kita. Sesuatu yang sebenarnya tidak kita kehendaki, tetapi akhirnya memaksa untuk menanganinya juga.

Kemarahan sesungguhnya adalah sebentuk emosi yang sangat manusiawi yang berkolaborasi dengan nafsu sehingga bisa berdampak positif atau negatif. Kemarahan dapat memproduksi energi positif untuk meluruskan kesalahan, memperjuangkan kebenaran atau mengangkat isu-isu penting dalam hubungan seseorang yang sangat pribadi. Tidak heran bila sesuatu yang dilakukan ketika marah akan sangat menentukan apakah kemarahan itu merupakan sumber energi yang produktif atau sebaliknya, merupakan sumber ketegangan dan konflik dalam kehidupan seseorang. Tetapi yang jelas, kemarahan umumnya menjadi masalah.

Pada kenyataannya, kemarahan seringkali datang secara mendadak dan meniadakan begitu saja kemungkinan untuk bisa mengendalikannya. Kemarahan selalu terejawantahkan disebabkan adanya pemicu, pikiran yang berkecamuk, ekspresi, pasif-agresif, serta perasaan gaduh.


Proyek manajemen kemarahan Robert Nay yang tertuang secara brilian dalam buku ini menuturkan bahwa seseorang perlu mengenali kelima penyebab tersebut yang terakumulasi dalam fisiologi kemarahan. Ada tanda dan gejala kemarahan yang memungkinkan kita untuk mempelajari dan menemukan faktor kemarahan dalam diri kita. Kita bisa mendeteksi detak jantung dan perubahan tekanan darah, laju pernapasan yang meningkat, respons lambung dan darah, respons otot-otot tubuh, perubahan temperatur kulit, indra yang menajam serta perubahan kimiawi darah dan adrenalin.

Pusparagam bentuk fisiologis kemarahan itu dapat memudahkan kita untuk mengidentifikasi karakter kemarahan melalui multiwajah kemarahan. Misalnya sarkasme, wajah kemarahan tampak dari cara orang melontarkan "banyolan" atau sindiran yang menyakitkan orang lain; membuka aib seseorang di hadapan orang lain atau mempermalukannya di depan umum; mengeraskan suara dan sikap yang dapat membuat orang muak atau tidak senang.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, terkadang kita sulit membedakan antara berkelakar dan mengolok-olok. Hanya sejumput orang saja yang sangat mahir mengombinasikan kecerdasan dan sindiran tajam sebagai suatu cara melepaskan kemarahan lewat sebuah manuver intelektual. Oleh karenanya, jika menjadi salah satu korban sarkasme, kita mungkin terluka, tetapi tidak tahu cara menafsirkan ucapan yang telah ditujukan kepada kita atau bagaimana menanggapinya. Memang kita bisa saja merasa bahwa kitalah yang memiliki masalah karena tidak cukup memiliki selera humor atau karena kita ternyata gampang tersinggung.

Setiap bentuk sarkasme tak perlu direspons secara berlebihan, tetapi yang sebaiknya dipilih jalan untuk memuntahkan kemarahan secara lebih bermakna. Lewat risetnya yang cerdas dan jeli, penulis memaparkan perlunya manajemen kemarahan. Kita perlu memahami dan mengenali kemarahan dengan cara belajar mengidentifikasi apakah kemarahan itu merupakan masalah bagi kita dan orang lain.

Kemudian bersiap-siaplah menghadapi pemicu kemarahan yang merangsang kemarahan. Menyadari kemarahan sejak dini dan berusaha meredakan gejolak. Mengubah berbagai pikiran yang memperparah kemarahan. Tetap bersikap tenang dalam situasi panas. Dan akhirnya, mempertahankan perilaku baru untuk menghadapi rintangan yang menghadang.

Sebenarnya memang bukan soal mudah untuk mengelola dan membangun kebiasaan marah yang baru. Tetapi, paling tidak, kita bisa memahami dari faktor penyulut kemarahan. Misalnya, mungkin kita pernah mengalami kondisi fisik yang sudah tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik yang bisa saja membuat kita marah. Atau ketika pekerjaan kurang memuaskan. Atau ketika kita menyaksikan orang lain yang bertingkah laku kurang sopan, kurang terpelajar, dan gayanya memuakkan. Atau saat kita melihat orang lain tidak bisa berlaku adil, gagal menghargai pekerjaan atau mendapat imbalan yang tidak setimpal. Banyak faktor yang bisa memicu kemarahan.

Banyak cara bisa dilakukan untuk membangun kebiasaan marah yang baru. Kata pepatah, bisa karena biasa. Selalu berlatih untuk mengucapkan selamat tinggal pada wajah kemarahan yang lama. Anggaplah bahwa kemarahan tak ada bedanya dengan beratnya beban masalah di atas punggung. Jadi, segera buang jauh-jauh beban berat itu dengan cara belajar marah dalam keadaan sadar diri serta memahami betul risiko yang ditimbulkannya.

Kemarahan yang ditumpahkan dengan penuh makna secara produktif dapat membentuk aura kejiwaan yang lebih mencerahkan yang pada gilirannya menggiring kepribadian seseorang pada kondisi yang lebih tersanjung dan terhormat. Sebaliknya, kemarahan yang membuncah diatapi nirkesadaran dan nihil perasaan justru bisa menghancurkan persahabatan dan keharmonisan keluarga.

Oleh sebab itu, agar dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan orang-orang terdekat, kita perlu membangun kebiasaaan marah yang baru. Saat di mana kemarahan kita arahkan untuk menghalau kemungkaran demi kebenaran dan perjuangan hak. Di situlah terpatri momentum peneguhan moralitas kemarahan secara positif, estetis, dan impresif. Maka, tidak berlebihan jika buku ini akan dapat mengantarkan kemarahan seseorang menjadi lebih bermakna. Semoga! (*)

Judul Buku : Mengelola Kemarahan: Terampil Menangani Konflik, Melanggengkan Hubungan, dan Mengekspresikan Diri Tanpa Lepas Kendali
Penulis : W. Robert Nay, Ph.D.
Penerjemah : Leinovar Bahfein
Penerbit : Serambi, Jakarta
Cetakan : I, Januari 2007
Tebal : 398 halaman

*) Robby H. Abror, Staf Pengajar Ilmu Filsafat, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta


Read more.....

Sabtu, 05 Januari 2008

Kisah Seekor Anak Elang - Kau Tak Akan Tahu!

Kau Tak Akan Tahu!


Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan.

Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung. Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghung negeri burung.

Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan.


Mereka bertugas bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar warna-warni bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan. Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa senang.

Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya. Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang. Akhirnya, di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah.

Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang. Kejam...? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa terbang dan mencari makan jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan.

Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak. Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna.

Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon.

Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya:

”Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?”

Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang jantan berkata: ”Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba, makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat”. Usai sang elang jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan kuat-kuat.

Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang. Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang jantan.

Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah.

Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang, ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati sang anak seraya berkata: ”Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!”

Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah. Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak elang.

Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang anak. Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak kembali ke sarang.

Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak elang. Jangankan berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.

Lama berselang setelah melihat e dua saudaranya berlatih, si elang yang pernah jatuh bertanya pada ibunya:

”Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?”

”Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!” jawab si induk elang dengan penuh kasih.

”Tapi aku takut!’ ujar si anak

”Kami tahu, karenanya kami ta memaksa.” Jawab si induk elang lagi.

”Lalu apa yang harus kulakukan agar aku beraai?” tanya si anak

”Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!”

”Bagaimana caranya?”

”Percayalah pada kami!” Ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di tepi sarang.

Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si anak elang bertanya lagi.

”Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang keseberang lautan?”

Dengan tenang si elang jantan berkata: ”Anakku kalau kau tak pernah merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu mampu atau tidak. Karena yang tahu hanya dirimu sendiri!”

Lalu si induk elang menambahkan: ”Mulailah dari sekarang, karena langkah kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan di mulai dari langkah awal, anakku!”

Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan mereka ada dan selalu ada, jika si anak memerlukan.

Didorong rasa bahagia akan cinta kasih orang tuanya, si elang kecil berjanji akan berlatih dan mencoba. Ketika akhirnya ia menggantikan elang jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad terbangun untuk melangkah. Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas tekad. Tapi tekad itu harus diwujudan dengan tindakan nyata walau di mulai dari langkah yang kecil.

Awal mula pohon ialah benih.
Hidup memerlukan pengorbananan.
Pengorbanan memerlukan perjuangan.
Perjuangan memerlukan ketabahan.
Ketabahan memerlukan keyakinan.
Keyakinan pula menentukan kejayaan.
Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.

Perjalanan seribu batu, bermula dari satu langkah.
(Lao Tze)

(HPK doc/Pencerahan/Jan08)



Read more.....

Tips & Trik Berpacaran (2)

Is My Love Blind?

Banyak alasan yang membuat anda jatuh cinta seperti terpesona pada pandangan pertama sehingga anda merasa jatuh cinta tanpa anda bisa menyebutkan alasannya. Cinta terkadang tumbuh karena terbiasa sering melakukan pekerjaan secara bersama. Hal yang sering terjadi adalah jatuh cinta tidak pernah ada pilihan lain.

Sebenarnya semua alasan itu normal-normal saja tapi anda harus ingat bahwa jatuh cinta terkadang menjadi suatu hal yang membutakan akal sehat. Saat anda menyukai seseorang, apapun yang anda lakukan kepada pasangan, semua berdasarkan pertimbangan cinta. Jangan anda terburu-buru jatuh cinta karena jika terlalu cepat maka anda akan dibutakan oleh cinta itu sendiri. Untuk itu, ada baiknya anda kenali ciri-ciri saat anda terkena cinta buta.


Selalu menelpon dan mengirim sms. Setiap menit anda selalu menghujani dia dengan telepon dan sms. Hal ini akan membuat dia bukan semakin cinta kepada anda tetapi malah merasa jenuh karena terganggu. Sehingga bisa-bisa dia lari dari samping anda.

Selalu menelpon dan mengirim sms. Setiap menit anda selalu menghujani dia dengan telepon dan sms. Hal ini akan membuat dia bukan semakin cinta kepada anda tetapi malah merasa jenuh karena terganggu. Sehingga bisa-bisa dia lari dari samping anda.

Memberikan hadiah setiap waktu. Hadiah yang besar dan mahal yang anda berikan kepada pasangan anda. Sebenarnya uang dan perhatian seperti itu tidak bisa membeli cinta. Memang dia akan merasa senang menerimanya tetapi bukan berarti dia akan membalas cinta anda loh.

Menyebut dia pacar anda. Jika beberapa kali anda jalan bareng bersamanya dan sudah menganggap dirinya sebagai kekasih. Memang kebutuhan akan rasa aman terkadang membuat anda terbutu-buru dalam menjalin hubungan. Padahal hubungan yang sedang anda jalin belum tentu cukup kuat untuk menentukan akan berkembang ke arah yang anda inginkan.

Menjadi public enemy. Hati dan kepala anda yang dipenuhi cinta, pasti akan mempengaruhi pekerjaan dan persahabatan anda. Teman-teman dekat yang biasanya jalan bareng akan anda abaikan karena sibuk berduaan dengan dia. Kualitas pekerjaan anda juga menurun drastis karena anda tidak bisa konsentrasi.

Jadi cobalah anda mulai saat ini, jangan anda libatkan emosi tapi gunakan logika juga. Jika anda bisa menggabungkan keduanya maka dijamin cinta anda tidak akan buta dan tak akan ada penyesalan nantinya. Goodluck girls. p2t

***

The Older, The Better

Dalam menjalin hubungan dengan seseorang yang lebih tua dari anda, ada beberapa kondisi yang menurun seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi yang membaik merupakan hal-hal yang sering dianggap lelaki sebagai kelemahan perempuan yang usianya lebih muda. Simak beberapa kondisi tersebut, dibawah ini.

Perempuan yang lebih tua seringkali lebih terbuka dalam masalah sex dan lebih mampu menikmatinya daripada perempuan yang lebih muda. Berdasarkan beberapa penelitian, puncak energi seksual perempuan justru dicapai pada usia pertengahan 30-an hingga 40-an. Hasrat sex akan lebih besar jika sang perempuan sudah mencapai puncak karirnya dan mapan secara finansial. Sehingga perempuan berumur merupakan pasangan sex yang tepat bagi lelaki muda yang memuncak hasratnya pada usia yang relatif lebih muda.

Pengalaman kaum perempuan yang lebih tua cenderung memiliki pandangan dan sikap hidup yang lebih positif serta lebih bijak daripada perempuan muda. Sikap ini sangat menguntungkan karena lelaki muda sedang menggebu-gebu semangatnya mengejar impiannya sehingga membutuhkan tempat berlabuh. Lelaki muda membutuhkan seseorang yang selalu mendengarkan impian dan harapannya serta memberi simpati bahkan dukungan saat dia mengalami kegagalan.

Bertambahnya usia sering mengingatkan seseorang betapa semakin dekatnya dia dengan saat terakhir dalam hidupnya. Sehingga membuat perempuan lebih tua semakin menghargai hidupnya dan setiap pengalaman yang dialaminya. Dengan begitu mereka lebih dapat menghargai cinta yang diberikan seorang lelaki, apalagi usianya lebih muda maka dia akan membalasnya dengan sepenuh hati. Karena biasanya perempuan muda yang masih lajang cenderung mereka tidak mampu membalas cinta lelaki sebesar perempuan yang lebih tua.

Ada beberapa cara untuk menjaga hubungan cinta dengan lelaki yang lebih muda. Yang pertama adalah anda harus menjaga penampilan anda. Buang jauh-jauh perasaan negatif terhadap penampilan fisik anda.

Tonjolkan kelebihan anda yang terpendam karena pasti anda tidak bisa menyaingi daya tarik perempuan usia muda. Dengan menunjukkan perhatian dan dukungan penuh pada ambisis pasangan anda yang lebih muda.

Jangan memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup atau aktivitas pasangan bila anda tidak menyukainya. Anda bisa perlihatkan bahwa anda bisa memberinya ruang untuk berekspresi sesuai usianya meski anda kurang berminat. Jadi jangan menyerah dulu sebelum anda mencobanya. p2t (hpk doc)

***


Read more.....

Rabu, 12 Desember 2007

Perjalanan Hidup Kerang

Pada suatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengaduh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek.

"Anakku," kata sang ibu sambil bercucuran air mata, "Tuhan tidak memberikan pada kita bangsa kerang sebuah tangan pun, sehingga Ibu tak bisa menolongmu. Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam." "Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi.

Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat", kata ibunya dengan sendu dan lembut.

Anak kerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakit bukan alang kepalang.

Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukan nasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus.

Rasa sakit pun makin berkurang. Dan semakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebih wajar.

Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna.Penderitaannya berubah menjadi mutiara ; air matanya berubah menjadi sangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan. (hpk doc.)




Read more.....

Minggu, 18 November 2007

Mengetahui Karakter SEKS Anda..!

Tulisan ini kami tampilkan hanya untuk penyegaran semata. Jangan percaya kalau uraiannya terasa memojokkan diri Anda, sebab kemungkinan besar huruf pertama nama penulis artikel ini adalah K. Sementara kemungkinan yang lain, si penulis mempunyai masa lalu yang buruk dengan seseorang yang mempunyai nama dengan huruf pertama N.

Dikatakan, menurut sebuah studi identitas seksual yang tidak begitu jelas sumbernya. Karakter seks Anda bisa terbaca lewat huruf pertama nama Anda sendiri. Berikut rincian penjelasannya ;

A:
Anda tak romantis tetapi lebih tertarik pada tindakan. Bersama Anda, apa yang dilihat adalah yang didapat. Anda tidak punya kesabaran untuk bermain mata dan tak mau repot meladeni seseorang yang malu-malu kucing, manis, pura-pura sopan dan amat memikat hati. Anda adalah seseorang di garis depan. Ketika tiba saatnya berhubungan seks, tindakan adalah yang penting bukan isyarat-isyarat tak jelas. Daya tarik fisik pasangan penting untuk Anda. Anda menemukan bahwa perburuan dan tantangan sangat menggairahkan. Dari penampilan luar anda tidak tampak sebagai orang yang penuh gairah dan seksi. Anda tidak memberi tahu orang banyak tentang gairah dan keseksian Anda. Kebutuhan fisik adalah perhatian utama Anda.


B:
Anda menyemburkan getaran sensualitas yang malas. Anda menyukai suasana romantis, penuh dengan suasana jamuan makan malam penuh dengan anggur. Anda senang menerima hadiah-hadiah sebagai tanda cinta dari pasangan. Anda ingin dimanja dan tahu bagaimana memanjakan pasangan. Anda sangat pribadi dalam menunjukkan rasa cinta dan khususnya saat bercinta. Anda akan menahan semuanya sampai segala sesuatunya sesuai dengan persetujuan Anda. Anda dapat mengontrol hasrat dan puasa dari seks bila harus demikian. Anda membutuhkan sensasi dan pengalaman baru. Anda ingin bereksperimen.

C:
Anda adalah pribadi yang sangat sosial oleh karenanya penting untuk punya hubungan pribadi. Anda butuh kedekatan dan kebersamaan. Anda harus dapat bicara dengan pasangan sebelum, selama dan sesudah bercinta. Anda ingin obyek kasih sayang Anda dapat diterima secara sosial dan kelihatan ganteng/cantik. Anda melihat kekasih sebagai teman dan pendamping. Anda adalah orang yang sangat seksi dan sensual, butuh seseorang untuk menghargai dan hampir memuja diri Anda. Ketika itu tidak tercapai, Anda punya kemampuan untuk pergi dalam waktu lama tanpa aktivitas seks. Anda adalah seorang ahli dalam mengontrol keinginan.

D:
Sekali kepala Anda memberitahu bahwa Anda butuh seseorang, Anda mulai bergerak dengan penuh semangat untuk mengejarnya. Anda tak menyerah dengan mudah. Anda adalah orang yang sangat ngemong dan peduli bila orang lain punya masalah. Anda adalah orang yang sangat seksi, bergairah, setia dan penuh semangat dalam membina hubungan meski kadang posesif dan pencemburu. Seks bagi Anda adalah hal menyenangkan yang harus dinikmati. Anda terdorong oleh hal eksentrik dan tak biasa, bebas dan terbuka.

E:
Kebutuhan terbesar Anda adalah bicara. Jika teman kencan Anda bukan pendengar yang baik, hubungan Anda bisa buruk. Pasangan Anda harus menarik secara intelektual. Jika tidak, Anda tak akan tertarik secara seksual padanya. Anda butuh teman untuk seorang kekasih sekaligus pendamping untuk teman tidur. Anda membenci ketidakharmonisan dan gangguan tetapi menikmati perdebatan sesekali. Anda senang main mata karena tantangan lebih penting dibanding tindakan seksual. Namun sekali Anda memberikan hati, Anda adalah orang yang sangat setia. Ketika Anda tak punya teman tidur yang baik, Anda akan tertidur dengan sebuah buku bagus di sisi Anda. (Terkadang, dalam kenyataan Anda lebih memilih buku yang baik).

F:
Anda termasuk orang idealis dan romantis serta seorang pemuja lawan-jenis. Anda mencari pasangan hidup yang terbaik. Anda senang main mata tetapi sekali berkomitmen, Anda sangat setia pada pasangan. Anda sensual, seksi dan bergairah secara pribadi. Di muka publik Anda tampak senang pamer, mewah dan gagah. Anda terlahir sebagai orang romatis. Adegan cinta dramatis adalah fantasi favorit Anda di masa silam. Anda adalah kekasih yang amat baik hati.

G:
Anda orang yang sangat pemilih, mencari kesempurnaan pada diri sendiri dan kekasih. Anda hanya menanggapi kekasih yang secara intelektual sama atau lebih dan orang yang dapat meningkatkan status. Anda orang yang sensual dan tahu bagamana meraih puncak stimulasi erotis karena Anda mengerjakannya dengan amat cermat. Anda dapat menjadi seseorang yang amat aktif secara seksual ketika menemukan
waktu yang tepat. Tugas-tugas dan tanggung jawab mengatasi hal-hal lain. Anda mungkin sulit dekat secara emosi pada seorang kekasihtetapi tidak kesulitan dekat secara seksual.

H:
Anda mencari pasangan yang dapat menaikkan reputasi dan mendapatkan ketrampilan. Anda sangat baik terhadap kekasih sekali waktu menjalani komitmen. Hadiah-hadiah Anda sebenarnya merupakan investasi bagi pasangan. Sebelum menjalani komitmen, Anda cenderung berhemat dan berhati-hati terhadap pengeluaran dan kebiasaan berkencan serta sama hati-hatinya dengan keterlibatan secara seksual. Anda adalah kekasih yang sensual dan sabar.

I:
Anda memiliki kebutuhan besar untukdicintai dan dihargai... bahkan keinginan untuk dipuja. Anda menikmati kemewahan, sensualitas dan kenikmatan ragawi. Anda mencari kekasih yang tahu apa yang dikerjakan. Anda tidak tertarik pada seorang amatir kecuali amatir yang membutuhkan seorang tutor. Anda cerewet dan menghabiskan banyak tenaga untuk membuat keinginan terpenuhi. Anda butuh eksperimen dan mencoba mode baru untuk kegiatan seks. Anda mudah bosan sehingga membutuhkan petualangan dan perubahan seksual. Anda lebih sensual daripada seksual tetapi kadang menurun menjadi terlalu bernafsu.

J:
Anda sangat romantis dan terkait dengan kemewahan cinta. Memiliki pasangan adalah hal yang sangat penting bagi Anda. Anda bebas dalam menyatakan cinta dan ingin mengambil kesempatan, mencoba pengalaman seks dan pasangan baru, membuat semuanya terasa enak. Otak memicu Anda. Anda harus merasa bahwa pasangan mendorong secara intelektual. Bila tidak, Anda akan kesulitan menjaga hubungan dengannya. Anda membutuhkan cinta, disayang, minum anggur dan makan malam untuk tahu bahwa Anda dihargai.

K:
Tak ada kata lain Anda benar-benar luar biasa mengagumkan

L:
Anda sangat romatis, idealis kadang percaya bahwa mencintai berarti berkorban. Anda mengakhiri hubungan atau berhenti menarik hati orang yang punya masalah tak biasa. Anda melihat diri sendiri sebagai penyelamat kekasih. Anda tulus, penuh kasih, penuh nafsu dan mimpi. Anda mudah jatuh cinta. Anda berfantasi dan terdorong oleh film dan majalah. Anda tidak mengatakan rahasia hidup kepada orang lain. Tak juga fantasi seksual Anda.

M:
Emosional dan bersemangat. Ketika terlibat dalam sebuah hubungan, Anda melempar seluruh diri Anda di dalamnya. Tak ada yang bias menghentikan Anda, tak ada satu palang pun yang menghalangi Anda. Anda habis-habisan dan mengidamkan seseorang yang sama penuh kasih dan bersemangat. Anda percaya pada kebebasan seksual total. Anda ingin mencoba semua. Pasokan energi seksual Anda tak ada matinya. Anda juga senang bertindak seperti `ibu' bagi pasangan.

N:
Anda payah di tempat tidur

O:
Anda sangat tertarik terhadap kegiatan seksual tetapi sangat tertutup dan malu mengakui hasrat ini. Anda dapat mengarahkan banyak dari energi seksual itu untuk menghasilkan uang dan atau mencari kekuasaan. Anda dengan mudah dapat memperpanjang periode lajang Anda. Anda penuh kasih, penuh gairah, pecinta seks menuntut hal yang sama dan pasangan. Seks adalah hal yang serius sehingga Anda meminta keragaman intensitas dan ingin mencoba semua. Kadang gairah Anda
berubah menjadi posesif yang harus terus dicek.

P:
Anda sangat sadar akan norma sosial. Anda tak akan memikirkan melakukan sasuatu yang membahayakan citra atau reputasi. Penampilan itu penting. Anda membutuhkan pasangan yang kelihatan tampan/cantik juga pandai. Anehnya, Anda kadang memandang pasangan sebagai musuh untuk mendorong getaran saks. Anda relatif bebas dari gangguan seksual. Anda mau bereksperimen dan mencoba cara baru. Anda sangat sosial dan sensual. Anda menikmati main mata dan membutuhkan cukup banyak penghargaan dari segi fisik.

Q:
Anda butuh aktivitas dan dorongan konstan. Anda punya banyak sekali energi fisik. Tak mudah bagi seorang pasangan untuk tetap bersama dengan Anda, baik secara seksual maupun hal lain. Anda adalah kekasih yang antusias dan cenderung tertarik pada orang dari kelompok etnis lain. Anda butuh roman, jantung hati dan bunga dan banyak perbincangan untuk menaikkan gairah dan berlanjut ke kegiatan seks.

R:
Anda orang yang sangat logis dan sangat berorientasi pada tindakan. Anda butuh seseorang yang dapat mengikuti langkah dan secara intelektual menyamai, lebih cerdas lebih baik. Anda menjadi bergairah lebih cepat karena dorongan pikiran dibanding badan yang indah. Namun ketertarikan fisik amat penting bagi Anda. Anda harus merasa bangga pada pasangan. Secara pribadi Anda sangat seksi tapi Anda tak meminta, Anda ingin berlaku sabagai guru. Seks ilu penting, karenanya Anda dapat menjadi pasangan yang sangat menuntut.

S:
Anda sangat tertutup, menahan diri dan malu. Anda sangat seksi, sensual dan bengairah tetapi tak membiarkan hal ini. Hanya dalam keintiman pribadi Anda membiarkan alam membuka rahasia Anda. Ketika seks menjadi hal fundamental, Anda adalah seorang ahli. Anda tahu semua trik kecil, dan sanggup bersandiwara atau bermain-main dan membuat kehidupan cinta menjadi sangat serius. Anda punya kesabaran untuk menunggu orang yang tepat.

T:
Anda sangat sensitif, pribadi dan pasif secara seksual. Anda menyukai pasangan yang mengambil pimpinan. Msuik, lampu yang temaram dan pikiran romantis menaikkan gairah Anda. Anda berfantasi tetapi tidak mudah jatuh cinta. Ketika sedang kasmaran, Anda romantis, idealis, menggelegak, dan amat bersemangat. Anda menikmati saat pikiran dan perasaan terdorong, terangsang dan tergoda. Anda adalah orang yang mahir dalam bermain mata. Anda mampu membuat hubungan sesuai dengan mimpi, seringkali yang ada di kepala Anda.

U:
Anda bersikap antusias dan idealis ketika sedang jatuh cinta. Ketika tidak sedang jatuh cinta, Anda jatuh cinta dan selalu mencari seseorang untuk dipuja. Anda melihat roman sebagai tantangan. Anda adalah seorang penjelajah dan butuh petualangan, kehebohan dan kebebasan. Anda hanya berurusan dengan hubungan yang potensial. Anda merasa nikmat memberi hadiah dan melihat pasangan terlihat cantik/tampan. Dorongan seks Anda kuat dan bernafsu untuk langsung dikagumi. Anda ingin menempatkan kesenangan pasangan di atas keinginan diri sendiri.

V:
Anda individualis dan butuh kebebasan, ruang dan kehebohan. Anda menunggu sampai kenal seseorang dengan baik sebelum berkomitmen. Mengenal seseorang berarti menjiwainya. Anda merasa butuh mengerti isi kepalanya untuk mengerti apa yang mambuatnya bergerak. Anda tertarik pada orang bertipe eksentrik. Seringkali ada perbedaan usia antara Anda dan pasangan. Anda menikmati bahaya, gairah dan ketegangan. Adegan gay membuat Anda bergairah meski Anda bukan gay.

W:
Anda sangat bangga, tekun dan menolak tantangan ketika mengejar cinta. Ego Anda dipertaruhkan. Anda romantis, idealis dan sering jatuh cinta dengan cinta itu sendiri dan tidak melihat pasangan sebagai dirinya sendiri. Anda merasa benar-benar melemparkan seluruh diri Anda ke dalam hubungan. Tak ada yang terlalu baik untuk pasangan. Anda menikmati percumbuan.

X:
Anda butuh stimulasi konstan karena mudah bosan. Anda dapat berpacaran dengan lebih dari satu orang dengan mudah. Anda tak dapat mematikan pikiran. Anda terus bicara selagi bercinta. Anda punya hubungan cinta yang hebat, semuanya oleh diri sendiri dan di dalam kepala.

Y:
Anda seksi, sensual dan sangat mandiri. Bila tak mendapatkannya dengan cara Anda sendiri, Anda menghentikan segala sesuatunya. Anda ingin mengontrol hubungan yang tidak selalu berjalan dengan baik Anda merespon dorongan fisik, menikmati sentuhan di leher dan menghabiskan berjam-jam hanya untuk menyentuh, merasakan dan mengeksplorasi. Namun jika Anda menghabiskan waktu mencari uang, Anda akan menghentikan kesenangan ragawi ini sementara waktu. Anda merasa perlu membuktikan pada diri sendiri dan pasangan betapa hebatnya Anda sebagai seorang kekasih. Anda ingin umpan balik soal kinerja. Anda teman tidur yang terbuka, mendorong dan romantis.

Z:
Bagi Anda bisnis harus didahulukan dibanding urusan seks. Jika Anda diganggu urusan karir, bisnis atau urusan uang, Anda akan susah untuk rilek dan mendapat mooduntuk bercinta. Anda idealis, romantis terhadap tanggungjawab dan merasa harus sangat sensual. Anda tak pernah kehilangan kontrol terhadap emosi. Anda sangat hati-hati sebelum memberikan hati dan tubuh untuk urusan satu ini. Sekali Anda berkomitmen, Anda akan lekat seperti lem.

(Sumber: NN/hpk doc/Nov/07)


Read more.....

Belajar Moral dari Petualangan Harry Potter

Sudah banyak penelitian tentang Harry Potter dilakukan untuk mengungkap rahasia di balik kesuksesan karya sastra populer sepanjang abad 20-21 ini. Bagaimana anak-anak betah mengikuti cerita dalam buku yang tebalnya mencapai 500 halaman lebih, seperti sebuah teka-teki yang menyedot perhatian banyak peneliti untuk memecahkannya.

Sangat menarik Rowling menciptakan sebuah dunia sihir yang penuh makhluk-makhluk imajinatif dari sejarah, legenda, dan mitos, melambungkan fantasi murni anak-anak dan memperkaya imajinasi orang dewasa. Selain itu Rowling tidak hanya melukiskan citra fantastis, tetapi juga citra yang familier dengan keseharian pembaca. Penceritaan Rowling tentang kehidupan murid-murid sekolah Hogwarts, kompetisi antar sekolah Turnamen Internasional Triwizard, peristiwa Piala Dunia Quidditch, kegiatan belanja di Diagon Alley dan Hogshead, begitu mirip dengan dunia pembaca.

Yang lebih menarik, Edmund M. Kern menyajikan pandangannya tentang kehebohan novel Harry Potter tidak hanya dalam segi naratif cerita namun juga pelajaran moral yang tersirat di dalamnya.

Dia membedah keunikan karakter-karakter dalam Harry Potter yang mempunyai sejarah masa lalu menarik dan terus membentuk kehidupan mereka di masa kini. Setiap karakter memiliki pengaruh masa lalu, mengingatnya, kemudian dengan sadar menghadapi masa depan.

Harry tidak hanya mewujudkan kebijakan banyak pahlawan seperti Superman atau Batman, tetapi juga memberi perbaikan lewat kesadaran besar akan pilihan, empati, dan tanggung jawab yang ada karena pengetahuan baru. Sebagai pahlawan dalam proses, Harry mendidik dirinya sendiri seperti halnya orang lain menuntunnya.

Adanya makhluk-makhluk legendaris magis yang digunakan, menunjukkan cara Rowling menyampaikan pelajaran moral yang penting dengan simbol. Grindylow, hinkypunk, kappa, pixy, poltergeist, red cap merupakan simbol kesulitan dan bahaya hidup setiap manusia, namun mereka mudah diatasi jika kita sabar dan cerdas menganggap semua itu hanya gangguan kecil. Boggart adalah penganggu yang mengambil bentuk yang paling ditakuti lawannya dan bisa dikalahkan dengan tawa. Itu menandakan yang paling ditakuti setiap manusia adalah rasa takut itu sendiri. Hipogriff meski buas dan tidak menyukai manusia, bisa jinak jika calon penunggang bisa dipercaya.

Kepercayaan dan usaha diri untuk maju adalah inti moral yang hendak disampaikan. Harry Potter bukanlah tokoh pahlawan terpilih yang dipaksa memasuki pertarungan melawan yang jahat. Namun dia adalah pahlawan yang telah dipersiapkan melawan kesulitan-kesulitan yang akan menjemputnya. Dia bukan pahlawan legendaris seperti Raja Arthur yang dalam waktu singkat memenuhi ramalan ketika dia akhirnya berhasil mencabut pedang Excalibur dari sebuah batu di mana tidak ada seorang pun berhasil melakukannya. Harry Potter harus jungkir balik untuk memenuhi ramalan yang dibuat tentang kehebatannya.

Harry Potter adalah seorang anak remaja yang beranjak dewasa, seperti para pembaca juga. Dia harus menanggung penderitaan yang cukup menyakitkan ketika dia menjadi bulan-bulanan di sekolah atau ketika dia sadar bahwa keberuntungan sematalah yang selama ini melindunginya dari kejahatan penyihir hitam Lord Voldemort. Hingga dia membutuhkan waktu enam tahun berdarah untuk menyadari arti bertambah dewasa, bertambah pula rasa sakit. Sebuah nilai moral yang tampak sepele namun banyak dilupakan.

Selain itu perebutan kekuasaan antar golongan muncul sebagai persoalan inti dalam novel Harry Potter. Golongan penyihir hitam Lord Voldemort hendak menggunakan kekuasaan itu untuk mendirikan dinasti pure-blood. Sedangkan golongan lainnya hendak mencegah kekuasaan jatuh ke tangan yang salah. Jika ditinjau keadaan masyarakat dunia, peristiwa berdarah yang melibatkan kebencian antar kelompok sering kita jumpai. Sebut saja Hitler yang pernah memburu kaum yahudi dari tanah kekuasaannya, kemalangan suku Kurdi di Iraq dan tak luput pula peristiwa Sampit, Poso, GAM di tanah air kita.

Dalam titik ini, penyimpangan moral Lord Voldemort, mengajak pembaca untuk mengamati perilaku pemimpin dunia yang secara sadar menginjak-injak hak asasi bangsa lain berdasar kebencian chauvinisme namun bersembunyi dalam kedok perdamaian. Dalam buku ini, penulis dengan apik mengombinasikan unsur moral yang di tulis Rowling melalui kaca mata sejarah, legenda, dan mitos. Sehingga anak-anak dapat mendorong imajinasi mereka bekerja dan realistis memandang dunia. Tak berlebihan jika buku ini dapat dikategorikan sebagai pedoman baru yang berguna bagi orangtua untuk mendiskusikan pengertian moral dalam novel Harry Potter dengan anak mereka. (*)

(Sumber : Penulis Lepas.com/Lutfi Fadila/ Malang/hpk doc/Nov/07)


Read more.....

Kamis, 01 November 2007

Tips Membuat Karya Tulis "Ketika Keran Kata-kata Sulit Terbuka"

Salah satu kendala yang sering dirasa oleh penulis pemula adalah bagaimana mengawali sebuah tulisan. Meski di dalam kepala gelombang kata-kata itu seolah takkan terhela, namun untuk sebaris saja mengungkapkannya terasa seolah mengangkat bumi seisinya. Menghadapi kendala semacam itu, ada beberapa yang memilih mundur saja, dalam artian menyerah pada kemandegannya, namun ada yang ngotot hingga akhirnya berhasil merangkai kata-kata.

Berikut beberapa tips yang mungkin dapat membantu menyiasati si lead (pembuka tulisan) yang sulit untuk kita keluarkan.

1. Meski banyak ide di kepala, sebaiknya kita break-down dulu topic-topik atau ide tersebut satu persatu.
Misal: tadi aku melihat pencopet digebuki masa sampai bonyok, tadi temanku ketahuan saat menyontek, atau reshuffle kabinet yang terkesan basa-basi politis saja bikin banyak pihak kecewa.

2. Dari satu kalimat sederhana itu, kita kembangkan menjadi rentetannya. Caranya? Pakai rumus dasar jurnalisme, 5W+1H. What (apa), Who (siapa), Why (mengapa), When (kapan), Where (di mana), dan How (bagaimana).
Misal: pencopet digebuki masa di pasar Senen, tadi siang jam 2, karena tertangkap basah melakukan aksinya, sampai berdarah-darah sekujur tubuhnya.


3. Biarkan kata-kata itu masih tak sesuai dengan kaidah yang baik. Bebaskan gelombang kata-kata di kepala itu mengalir keluar semua dan meledak dalam bentuk tulisan. Tugas pengeditan baru kita lakukan setelah semuanya selesai. Kita lihat apakah diksi (pemilihan katanya) sudah tepat, apakah ada kalimat yang rancu atau tidak, dsb.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana jika kita justru merasa tak mampu atau bahkan tak merasa punya ide namun ingin menulis?

Berikut ini tips yang mungkin bisa diterapkan:

1. Kondisikan diri, konfrontasi dengan alat tulis/komputer.
Dalam acara Inaugurasi FLP DKI agkatan 9 di TMII April lalu, mbak Tary yang produktif dengan cerita bernuansa misterinya (tapi bukan klenik lho) mendapat pertanyaan sama dari salah satu peserta. Jawab beliau, “Menurut Stephen King, jika kita sudah menetapkan diri ingin menulis, maka apapun yang terjadi, tetaplah duduk di depan komputer setidaknya selama 6 jam.”

Begitu kira-kira ikhtisar jawaban si Mbak asli Trenggalek ini. Nah, sudahkah kita melakukan hal tersebut? Yah, kalau tidak ada waktu 6 jam ya setidaknya 3 atau satu jam lah. Ini standar minimal. Kalau tak punya komputer, hadapi saja lembar kertas kosong dengan memegang alat tulis. Tapi awas, jangan  sampai ketiduran lho!

2. Akui ketidakmampuan itu, dan berdamailah dengannya. Niscaya dia akan menemukan jalannya sendiri. Jika kondisi di atas menghampiri saya, biasanya saya sengaja berkonfrontasi dengan komputer, lalu mulai mengetik: Aku sedang tak bisa menulis padahal ingin sekali menulis. Sebabnya, tadi aku bla bla bla...

Cara curhat tersebut efektif membawa ke suasana berbeda. Yang pada akhirnya menuntun saya ke salah satu topik yang hendak saya angkat.

3. Genggam kembali motivasi diri.
Saat kita memilih melakukan sesuatu, pasti ada faktor-faktor yang melandasi. Nah, itulah motivasi yang bisa berasal dari luar (misal ingin membahagiakan orang tua seperti alasan mbak Asma Nadia), atau faktor dari dalam semisal ingin menunjukkan eksistensi diri, dsb.

Dengan menggenggam kembali motivasi diri tersebut, niscaya kita akan ‘tersengat’ dan teringat jalan yang hendak kita tapaki tadi.

4. Rengkuh motivator dari luar.
Salah satu pentingnya bergabung dalam sebuah komunitas adalah saling mendukung menguatkan. Dari beberapa komunitas penulisan yang saya ikuti, ada satu dua orang yang sanggup membuat saya terbangkitkan. Mengingat perjuangannya menulis dalam segala kesempitan, saya tersindir mengapa memilih menyiakan kemudahan yang ada. Sedangkan dia saja pantang menyerah. Maka, biasanya saya sms dia. Bilang lagi bete nulis dsb. Tak lama, tak perlu petuahnya, hanya speak speak Bombay alias basa-basi cerita kegiatan hari ini, saya biasanya jadi terbangkitkan lagi. Apalagi jika saat ngobrol tersebut ada topik yang bisa saya angkat. Sekali merengkuh hape, dua tiga pertolongan saya dapatkan.

5.Selain mengondisikan diri dengan berkonfrontasi dengan alat tulis, kondisikan juga suasana.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengondisikan suasana ini. Bisa menyepi ke tepi situ, bisa mengurung diri di kamar, atau cukup memutar musik kesayangan. Saya sendiri, biasanya jika ingin menulis fiksi suka memutar Nicky Astria. Terbukti jalinan nadanya mampu membantu memeras imajinasi dari kepala saya. Tapi jika ingin menulis artikel, pilihan lagunya lain lagi.

6.Berdoa.
Hanya Dia yang menggerakkan jemari kita. Hanya Dia yang menjalin syaraf-syaraf di kepala kita. Hanya Dia. Mohon pertolongan-Nya. Niscaya Dia akan memudahkan jalan kita. Amin.

(Sumber:http://www.penulislepas.com/Indarpati/HPK doc.)


Read more.....

Sign Language / Amsal Jemari


Kedua tangan yang kita miliki masing-masing memiliki lima jari. Namun, dari kesepuluh jari yang ada, cukup banyak simbol yang dapat dihasilkan, bahkan amsal yang dapat dijadikan perbandingan.

Faktanya, hanya dengan jari jemari saja pun pelajaran hidup dapat diambil berlimpah-limpah. Jari tangan kita adalah bagian tubuh kita yang berfungsi paling dinamis, yang mempunyai paling banyak sendi sehingga lebih lentur dan membuahkan hidup yang menjadi lebih mudah. Tak terhitung jumlahnya jenis pekerjaan yang mengandalkan keberadaan jari tangan itu.


Ketika kolom ini diketik, ketika anak dibelai, kerabat bersalaman, berhitung, menggaruk yang gatal, memijat, memegang atau menggenggam sesuatu, memainkan gitar atau piano, memetik buah, bahkan ketika menarik pelatuk pistol atau menandatangani cek palsu. Jari-jari tangan kita hadir menjalankan tindak yang otak kita inginkan, tak kenal baik atau buruk.

Lebih hebat lagi, jari-jari kita pun amat kaya dengan beragam bentukan simbol. Jari-jari pun merupakan komponen paling kaya dari beragam bahasa tubuh.

Memang, karena perbedaan-perbedaan kultural, satu simbol dapat bermakna bagi suatu bangsa, sedangkan bagi yang lain tidak. Namun, sangat banyak pula simbol-simbol itu yang dipahami di mana dan oleh siapa pun. Bagi kalangan tuna rungu dan tuna wicara, bahasa tangan dan jemari atau sign language sama kayanya dengan kamus tebal yang memuat jutaan kata. Dari berbagai lipatan jari, kesemua abjad dapat dibentuk.

Itulah sebabnya, dalam hidup sehari-hari, ketika jari telunjuk kita gerakkan, ia menyampaikan banyak makna: Ia dapat berarti menyetop taksi di pinggir jalan, memberikan perintah, sekedar menunjuk arah, acungan untuk bertanya dan sebagainya. Jari telunjuk yang dituding-tudingkan pun dapat membawa arti yang kasar, ketika yang punya jari kebetulan memang sedang marah.

Lalu, dalam beragam budaya dunia, kita pun maklum tentang jari jempol yang diacungkan ke atas; makna simbolik jari telunjuk dan jari tengah yang direnggangkan—entah itu victory atau peace; makna vulgar acungan jari tengah atau kelingking dan sebagainya. Di RRC, setelah angka lima, terdapat simbol-simbol jemari lainnya yang menyatakan angka enam sampai sepuluh, yang hanya lazim di sana. Ketika di Shanghai jari tangan menunjukkan angka delapan, di Barat barangkali dimaknai sebagai simbol pistol atau sekedar tanda keakraban.

Ketika jari tengah, jari manis dan ibu jari menekuk dan membiarkan dua jari lainnya berdiri dapat dimaknai sebagai simbol setan, atau corna di Itali; tetapi di Texas itu menjadi tanda salam kalangan mahasiswa, “hook ‘em horns“, kata mereka. Atau, tepatnya, kata Harley Clark yang mempopulerkan simbol itu di tahun 1955. Sedangkan di Hawaii, ketika ketiga jari ditengah yang ditekuk dengan menyisakan ibu jari dan kelingking, ia menjadi shaka, atau lebih populer disebut hang loose, yang menjadi tanda salam yang beragam makna.

Pendeknya, hanya dari jari-jemari kita itu saja ternyata banyak hal yang dapat disimbolkan, bahkan dimaknai. Ketika di masa kecil kita mengibaratkan ibu jari sebagai gajah, telunjuk sebagai manusia dan kelingking semut, maka terjadilah sebuah permainan.

Sedangkan yang sebagai amsal, yang dapat menjadi pelajaran dalam hidup pun teramat banyak. Sebagai misal, ketika ada yang asyik menunjuk-nunjuk dan menuding-nuding, menyalah-nyalahkan orang lain, sebetulnya hanya satu yang tertuju kepada yang dituding, sedangkan tiga (kalau bukan empat) jari lainnya justru mengarah kepada diri sendiri. Oleh sebab itu, kata orang bijak, janganlah cepat melihat keburukan orang lain tanpa terlebih dahulu melakukan introspeksi diri sendiri.

Namun, sebuah amsal jemari yang sering terlintas di benak saya adalah tentang filosofi hubungan kelingking dan ibu jari, seperti dicatatkan seorang teman, Adi J. Mustafa, dalam mengenang Alm. Prof Dr. Koesnadi Hardjosumantri. Seorang wakil UNESCO, demikian kisah Pak Koesnadi, bertanya kepada seorang Kepala Desa tentang rahasia sukses dalam memimpin desanya.

Ternyata, jawaban sang Kades sederhana saja, bahwa ia menerapkan “falsafah jari tangan”. Rakyat, menurut Pak Kades, ibarat jari kelingking, sedangkan pemimpin adalah ibu jari. Bagi kelingking tidak akan mudah menjangkau ibu jari apabila si ibu jari tak mau atau enggan menekuk. Sedangkan menjangkau kelingking bagi ibu jari akan jauh lebih leluasa, walau pun kelingkingnya tetap diam.

Makna dari amsal itu ternyata tidak lagi sesederhana penuturan seorang Kepala Desa, karena ternyata dapat menjadi sangat dalam: Bahwa sudah sepatutnyalah bagi pemimpin untuk memperhatikan rakyatnya, karena akan lebih mudah baginya melakukan itu daripada sebaliknya. Bayangkan kalau antara pemimpin dan rakyat sebagai ibu jari dan kelingking saling menekuk bersambut ke tengah, bukankah semuanya akan menjadi lebih mudah?

KH Toto Tasmara dalam ceramah Pesantren Kilat (yang diberikannya di Los Angeles) menyusun kedua tangan berdempetan dengan melipatkan jari tengah. Lalu digerak-gerakkanlah kedua ibu jari saling beradu sedangkan pasangan jari-jari lain diam di tempat; lalu giliran jari telunjuk; kemudian kelingking. Semua mudah dilakukan. Namun, ketika yang digerak-gerakkan pasangan jari manis, ternyata tidak mudah atau bahkan tidak bisa.

Ustadz kita itu memang pembicara yang handal dan lihat meng-entertaint audience-nya. Dengan amsal jemari demikian itu saja, ia mengajak kita berfikir betapa bagian tubuh seperti jari-jari kita sendiri pun belum tentu dapat kita kontrol sesuka hati. Silahkan anda coba!

Demikian banyak keterbatasan yang kita miliki, bahkan hanya dalam soal jari. “Apakah kita patut menjadi sombong?” demikian Ustadz Toto bertanya dengan nada retoris. Dan guru kita itu benar, bahwa apa pun itu, tak akan pernah cukup alasan bagi seorang manusia untuk bersikap sombong. Apalagi takabur di depan Tuhan.

Betapa hidup ini teramat kaya, bahkan untuk memetik arti dari sekedar amsal jari jemari.

(Sumber:http://www.penulislepas.com/AgustiAnwar/HPK edit)

Read more.....

Senin, 22 Oktober 2007

Wise Words Collection (1)



Apa pun tugas hidup anda, lakukan dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati, dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi.
(Martin Luther King)

Bekerjalah bagaikan tak butuh uang. Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti. Menarilah bagaikan tak seorang pun sedang menonton.
(Mark Twain)

Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan; jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan; tapi lihatlah sekitar anda dengan penuh kesadaran.
(James Thurber)

Agar dapat membahagiakan seseorang, isilah tangannya dengan kerja, hatinya dengan kasih sayang, pikirannya dengan tujuan, ingatannya dengan ilmu yang bermanfaat, masa depannya dengan harapan, dan perutnya dengan makanan.
(Frederick E. Crane)




Mereka berkata bahwa setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu; seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan.
(Tom Bodett)

Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer.
(Sydney Harris)

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.
(Nabi Muhammad Saw)

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu.
(William Feather)

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik.
(Robert Hall)

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.
(Martin Vanbee)

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi.
(Ernest Newman)

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak.
(Aldus Huxley)

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai.
(Schopenhauer)

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh.
(Andrew Jackson)

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik.
(Evelyn Underhill)

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan.
(Johan Wolfgang Goethe)

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan.
(Sir Francis Bacon)

Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya.
(Jalinus At Thabib)

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.
(Marcus Aurelius)

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain.
(Thomas Hardy)

Kaca, porselen dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak.
(Benjamin Franklin)

Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih.
(Lao Tse)

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah.
(Abu Bakar Sibli)

Rahmat sering datang kepada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan; tetapi kalau kita sabar, kita segera akan melihat bentuk aslinya.
(Joseph Addison)

Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain.
(William Wordsworth)

Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah.
(Kahlil Gibran)

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya.
(Alexander Pope)

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda.
(Heather Pryor)

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah.
(Thomas Alva Edison)

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan; dan saya percaya pada diri saya sendiri.
(Muhammad Ali)

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh.
(Confusius)

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah.
(Abu Bakar Sibli)

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum.
(Mahatma Gandhi)

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda.
(Heather Pryor)

***

Read more.....

Sabtu, 13 Oktober 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428H





Indah Manusia Karena Akhlak
Indah Bulan Karena Cahaya
Indah Hidup Karena Cinta
Indah Cinta Karena Kejujuran
Indah Lebaran Karena Ramadhan

Taqobalallahu Minal Wa Minkum
Wasiya Mana Wasiya Makum
Minal Aidin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir & Bathin


*HPK Admin*

Read more.....

Jumat, 12 Oktober 2007

Tip dan Trik membangkitkan inner beauty

Tip dan Trik Membangkitkan Inner Beauty

Meningkatkan Kecerdasan
Kecerdasan adalah kemampuan memahami informasi yang membentuk pengetahuan dan kemampuan untuk memproses informasi sehingga masalah-masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan. Kecerdasan memandu kita untuk mencapai cinta-cita secara efektif dan efisien. Dengan kata lain, orang yang lebih cerdas, akan mampu memilih cara mencapai cita-cita yang lebih baik dari orang yang kurang cerdas. Artinya orang cerdas sudah pasti lebih sukses dari orang yang kurang cerdas. Berikut adalah tiga jenis kecerdasan yang ada di dalam diri kita ; Kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ).


Meningkatkan Daya Ingat
Daya ingat adalah kemampuan psikis untuk menerima, mencamkan, menyimpan dan menghadirkan kembali rangsangan atau peristiwa yang pernah dialami seseorang. Salah satu hal yang membuat kita memiliki daya ingat baik adalah adanya minat. Seorang sekretaris yang mencintai pekerjaannya dapat mengingat puluhan nama dan nomor telepon dari orang-orang yang biasa dihubunginya. Seorang anggota satpam mampu mengingat merek, jenis, dan nomor mobil karyawan perusahaan tempatnya bekerja. Mereka dapat mengingat karena mereka berminat atau berkepentingan pada hal-hal tersebut.

Sebaliknya, seorang pria mungkin sulit mengingat model sebuah gaun di etalase toko, bahkan tak ingat warnanya, apalagi jumlah kancingnya. Pasalnya, dia tidak berminat atau berkepentingan pada gaun itu. Namun, dia dapat dengan mudah mengingat merek, tipe, dan warna sepeda motor balap terbaru yang sekilas dilihatnya di areal parkir, sesuatu yang mungkin tidak dapat diingat seorang wanita.

Situasi dan tempat juga sering membantu seseorang untuk mengingat sesuatu. Seseorang yang baru kita kenal di bandara, ketika kita hendak ke luar kota, tentu mudah kita kenali begitu beberapa hari kemudian bertemu lagi di tempat yang sama. Namun, bila bertemu dia ketika kita sedang berlibur ke suatu tempat di luar negeri yang baru sekali kita kunjungi, ada kemungkinan kita lupa pada dia.

Sampai sekarang para peneliti masih belum sanggup menjelaskan secara tepat, cara otak mengingat sesuatu. Namun diyakini, selama hidup kita cuma menggunakan 1 bagian dari 10000 bagian kemampuan otak kita sebenarnya. Jadi tampaknya daya ingat adalah sebuah proses yang sangat rumit.


Mencegah Kepikunan atau Dimensia
Pernahkan Anda masuk suatu ruangan, tapi lupa apa yang akan Anda lakukan di ruangan itu? Jika pernah, maka itulah salah satu contoh kepikunan Anda. Kepikunan bukan hanya menjadi monopoli kaum lanjut usia, tetapi menghinggapi berjuta-juta kaum muda yang dinamis. Kesibukan kerja yang padat, persaingan bisnis yang tinggi, stres dan ketergesa-gesaan, telah dituding banyak ahli sebagai dasar penyebab terjadinya banyak kasus kepikunan pada manusia.

Misalnya, lupa tempat menyimpan kunci mobil, tidak ingat di mana meletakkan pen kesayangan yang akan dipakai, atau lupa mengunci pintu dan jendela ketika meninggalkan rumah adalah kasus-kasus kepikunan sepele yang melanda banyak orang. Bahkan banyak ahli kesehatan meramalkan bahwa di tahun-tahun mendatang kasus kepikunan, termasuk pada kaum muda, akan bertambah jumlahnya.

Secara medis, kepikunan umumnya disebabkan oleh kerusakan sel-sel saraf otak atau kurang lancarnya peredaran darah di otak. Untuk mengatasi kepikunan, banyak usaha yang dilakukan manusia modern seperti olah raga, minum vitamin, menjaga pola makan, bahkan melakukan meditasi. Ada cara lain untuk mencegah kepikunan, yaitu dengan membangkitkan inti alam bawah sadar. Karena sebenarnya "alam bawah sadar" menyimpan segala informasi tentang kejadian yang pernah Anda alami


Meningkatkan Kreativitas
Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan suatu ide yang baru. Pada dasarnya, kita semua kreatif. Selama manusia bisa berpikir dengan baik, maka dia kreatif. Kreatif merupakan proses berpikir untuk menghasilkan sesuatu. Menghasilkan bukan berarti dari yang tidak ada menjadi ada, kita bisa menghasil bentuk baru, format baru, metode baru, dan sebagainya yang "baru".

Kreativitas membuka pikiran dan menjadikan motivasi hidup lebih tinggi. Karena orang yang kreatif tidak takut akan kehilangan peluang, dia bisa menciptakan peluang sendiri. Dia tidak takut menghadapi masalah karena orang kreatif memiliki kemampuan menyelesaikan masalah. Dia juga tidak hidup dalam kebosanan karena bisa menciptakan berbagai hal yang membuat dirinya selalu menyenangkan.

Banyak orang percaya bahwa kreativitas bisa diasah dan bisa berkembang karena pengalaman. Namun sebetulnya tidak ada sebuah metode yang diakui secara ilmiah bagaimana cara memunculkan kreativitas tersebut. Kebanyakan dari kita memerlukan waktu berpikir selama berjam-jam untuk bisa menemukan suatu gagasan baru. Namun pada sebagian orang, ide-ide segar muncul begitu saja tanpa proses pemikiran yang panjang. Seolah ada "kecerdasan lain" yang membisikkan dari dalam hati. Sehingga beberapa orang seperti ini sangat mudah mendapatkan ide yang cermerlang.


Memunculkan Intuisi
Intuisi adalah kemampuan seseorang memperoleh pengetahuan baru tanpa harus belajar atau berpikir. Albert Einstein sering berkata bahwa teori relativitasnya muncul karena pikiran yang berkelebat (muncul tiba-tiba), bukan karena pola pikir logis seperti para peneliti di laboratorium yang berorientasi pada data. Dari "ilham" itu kemudian dimatangkan dengan berbagai studi ilmiah sehingga terjadi teori yang sangat fenomental itu.

Suatu penelitian terhadap otak memperlihatkan bahwa belahan otak kiri merupakan tempat dari proses logika, keteraturan, rasional dan verbal. Sedangkan belahan otak kanan merupakan tempat dari proses intuisi, imajinasi, artisitik dan kreatif. Sebenarnya, intuisi sendiri sangat sukar diketahui prosesnya, karena dipercaya proses intuisi bukanlah hasil karya pikiran manusia. Kami sendiri yakin bahwa intuisi (yang dalam bahasa spiritual adalah ilham) merupakan petunjuk yang datang dari Sang Maha Mengetahi. Dalam dunia bisnis, intuisi sangat dibutuhkan dalam membuat sebuah keputusan.


Menemukan Bakat Yang Terpendam
Setiap manusia lahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Diantara keunikan manusia sebetulnya terdapat bakat yang dimiliki sejak lahir. Bakat bawaan inilah yang seharusnya menjadi jalan hidup dan selalu diasah karena bisa membawa seseorang pada kesuksesan. Namun kenyataanya banyak orang tidak merasa punya bakat khusus, dan sebagian lagi masih bertanya "Apa sebernarnya bakat saya?".

Jika kita bisa menemukan apa sebernarnya keahlian dan kesenangan kita, maka kita bisa dengan mudah meraih kesuksesan di dunia. Menjadi manusia yang istimewa, karena Anda punya kelebihan dibanding orang lain. Dengan menemukan bakat, Anda akan belajar dengan giat dan bekerja keras menghasilkan banyak uang. Namun Anda tidak merasa sedang belajar atau bekerja, semua yang Anda kerjakan terasa sebagai kesenangan belaka.


Mengurangi Stress, Lebih Sabar & Tidak Mudah Marah

Meningkatnya tuntutan dan kebutuhan hidup, menyebabkan individu berlomba untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkannya. Tapi pada prakteknya apa yang kita inginkan kadangkala tidak tercapai sehingga dapat menyebabkan seseorang menjadi stres. Para ahli kesehatan bersepakat bahwa stress sangat berpengaruh pada gangguan kesehatan. Hal ini sudah tampak pada gejala awal seeorang yang tertimpa stress, dimana ia mulai merasa sensitif, sulit tidur dan mudah penat. Stress bisa menyebabkan penyakit radang lambung, hipertensi, serangan jantung, impotensi, prigiditas, mudah marah sampai depresi.

Sebetulnya mudah sekali cara mencegah stress, pertama jangan lakukan perbuatan yang penuh resiko jika Anda belum tentu mampu menanggung resikonya. Dan yang paling penting, adalah kesadaran untuk menerima segala ketentuan Tuhan. Namun kenyataannya, kebanyakan orang tidak bisa hidup dengan ikhlas menerima segala ketentuan Tuhan. Kebanyakan dari kita menonjolkan nafsu yang selalu mendesak untuk dipenuhi. Maka dari itu, Anda harus bisa menjadi manusia yang menyadari bahwa kehidupan ini tak selamanya indah. Bila itu sudah terjadi, maka hati dan pikiran Anda akan menjadi tenang, sadar, merasakan kedamaian batin, ikhlas menerima segala ketentuan Tuhan. Anda pun akan menjadi manusia yang sabar dan tidak mudah marah.


Menjadi Pribadi yang Bijaksana (Dewasa)
Bijaksana (wisdom) adalah sifat dan sikap yang mampu mempertimbangkan antara baik dan buruk serta untung ruginya sehingga dapat bertindak secara adil atau benar. Kebijaksanaan sangat tergantung dari tingkat kematangan kepribadian seseorang. Kematangan pribadi inilah yang disebut kedewasaan. Pada kenyataanya banyak orang yang sudah berusia dewasa, tapi sifatnya belum bisa menunjukkan kebijaksaan dalam pemikiaran dan tindakan. Oleh karena itu, anda perlu mencoba membuka pintu kesadaran agar bisa menjadi lebih bijaksana, menjadi manusia dewasa yang sesungguhnya.

***

Read more.....

Sign by Dealighted

Sign by Dealighted